iklan displayku

PERKEMBANGAN NORMAL JANIN DALAM RAHIM MINGGU KE 1- 40

Minggu ke 1 - Minggu ke 40

Usia kehamilan dihitung berdasar kan rumus naegele yaitu hari pertama kehamilan sama dengan hari pertama haid terakhir. Sementara itu, untuk menentukan tanggal kelahiran adalah dengan cara menambahkan tanggal dari hari pertama haid terakhir dengan 7 dan bulan dari pertama haid berakhir dengan 9. Oleh karena itu, jangan kaget jika pasangan yang baru menikah 1 minggu ternyata dokter mengatakan usia kandungan istrinya 3 minggu.
http://endehoy.com

Perkembangan Normal Janin Dalam Rahim Dari Minggu Ke 1-40
Untuk lebih jelas mengenai perkembangan normal janin dalam rahim, berikut ini akan dijelaskan secara lebih mendalam mengenai perkembangan  janin dari minggu ke 1 sampai minggu ke 40 beserta rekomendesi yang harus dilakukan oleh ibu hamil setiap minggu.
Baca juga

Minggu ke 1

Ini adalah minggu saat terjadi menstruasi yang terakhir, bahkan pembuahan pun belum terjadi. Pedarahan dan hormon-hormon di tubuh mempersiapkan sel telur untuk dilepaskan.
Sel-sel telur yang berada dalam rahim, berbentuk seperti lingkarang sinar mengelilingi matahari, sel ini akan bertemu dengan sel sperma dan melalui proses pembuahan.

Minggu ke 2

Dinding rahim atau biasa diistilahkan uterus, menembal dan mempersiapkan untuk tahap ovulasi. Pasti ibu telah menjadwalkan kunjungan prokonsepsi Dengan tenaga kesehatan seperti bidang atau dokter kandungan untuk melakukan konsultasi penyakit genetika, bahaya lingkungan dan perubahan gaya hidup yang diperlukan untuk memastikan kehamilan yang sehat dan bayi.
Yang paling penting anda mulai minum 0,4 miligram atau 400 mikrogram asam folat per hari. Mengomsusmsi asam folat beberapa bulan sebelum konsepsi (sebelum hamil) telah terbukti mengurangi kemungkinan cacat tabung syaraf seperti spina bifida.

Baca juga: Konsep dasar kebidanan 

Minggu ke 3

Minggu ketiga merupakan masa kehamilan terjadi diawali dengan pelepasan sel telur atau ovulasi. Pembuahan sperma terjadi dengan bertemunya sel telur dengan sperma.

Salah satu dari ribuan sperma yang berbeda di liang vagina berenang melewati leher dan rongga rahim hingga mencapai tuba fallopi, lalu membuah ovum yang sedang bergerak menuju rahim. Tiga puluh jam setelah dibuahi, sel telur mulai membelah dua. Sambil terus membelah, sel telur bergerak di dalam tuban fallopi menuju rahim. Setelah membelah menjadi 32 bagian, sel telur disebut marula. Gabungan sel telur dan sperma ini disebut zigot. Sel-sel mulai berkembang  dan terbagi kira-kira dua kali sehari sehingga pada hari ke 12 jumlahnya telah bertambah dan membantu blastosit terpaut pada endometrium.

Ibu bisa melakukan tes kehamilan sendiri dirumah, produk alat tes kehamilan bayak beredar dan dapat diandalkan seperti tes urine. Untuk memastikan akurasi, baca petunjuk dengan seksama dan pastikan semua perlengkapan yang anda gunakan adalah bersih.

Minggu ke 4

Zigot membersihkan diri pada dinding rahim (uterus). Plasenta yang memelihara janin anda dan kantung ketuban yang menyediakan lingkungan yang hangat dan aman tempat janin anda dapat bergerak dengan mudah. Tali pusat menghubungkan janin dengan anda untuk mamasok darah.


www.lusa.web.id


Selanjutnya ibu tidak mendapat menstruasi dan menjadi tanda pertama kemungkinan kehamilan pada beberapa wanita mendapat kan sedikit pendarahan dan disalah artikan sebagai menstruasi. Sebenarnya perdarahan yang sedikit itu terjadi karena implantasi dari zigot ke dinding rahim.

Minggu ini, ibu sudah bisa merasakan gejala kehamilan seperti mual, rasa nyeri payudara, penggelapan areola, sering kencing dan mulai merawat pranatal dini untuk menjaga kehamilan dan janin sehat. Mulailah membiasakan kebiasaan baik seperti memperbaikki pola makan, menjaga kebersihan, dan menhindari kebiasaan buruk.

Baca juga: Teori yang berhubungan dengan praktek kebidanan

Minggu ke 5

Pada minggu kelima, zigot berubah menjadi embrio. Ukuran bayi sekitar sebuah biji apel. Bayi anda sudah mempunyai detak jantung sendiri. Plasenta dan tali pusat sudah bekerja sepenuhnya pada minggu ini. Vesikal-visikal otak pimer mulai bentuk dan sistem saraf mulai berkembang. Bentuk sudah mirip menyerupai bayi.
www.i-am-pregnant.com

Minggu ke 6

Panjang embrio sekitar 84 mm bentuk sesuai embrio terlihat seperti berudu. Bentuk kepala, tulang ekor, kedua celah untuk bakal untuk mata, tangan dan anggota gerakan menyerupai tunas kecil.
Pada minggu ke 6 ini juga terjadi pembentukan awal dari hati, pankreas, paruparu, jantung dan kelenjar tiroid.

Ibu telah bertambah berat badannya beberapa kilo, namun jika ibu mengalami morning sickness, maka berat badan ibu dapat turun itu normal. Sang ibu mungkin mulai melihat beberapa perubahan dalam tubuh nya, pakaian menjadi sedikit lebih ketat di sekitar pinggang,kaki dan payudara.

Minggu ke 7

Organ otak, jantung, tulang yang sebelumnya sudah dibentuk pada minggu ke 6, maka minggu kemudian sudah mulai dilengkapi. Tunas anggota tubuh yang muncul, akan tumbuh menjadi tangan dan kaki, jantung,paru-paru, usus,usus buntu, otak , sumsung tulang belakang, hidung, mulut dan mata akan mulai berkembang juga.

www.i-am-pregnant.com

Koordinasi saraf dan otot dalam bekerja sehingga janin dapat bergerak spontan da mempunyai reflels. Janin sudah bisa menendang dan berenang didalam rahim walau pun ibu belum dapat merasakannya karena masih kecil. Dalam minggu ke 7, rangka mulai tersebar diseluruh tubuh dan tulang tulang mencapai bentuknya yang kita kenal. Pada akhir minggu ini dan minggu ke 8, otot otot menempati posisinya disekeliling bentuk tulang. Walau hanya selisih 1 minggu, namun perkembangan sangat pesat. Hal ini dapat dilihat dari bentuk tangan yang ada pada minggu ke 6 tampak belum sempurna, namun pada minggu ke 7 sudah tampak sempurna.

Meski merasa mual, ibu tidak boleh membiarkan perutnya kosong. Makanlah cemilan yang sehat dan tidak menimbulkan rasa mual.

Minggu ke 8

Pada minggu ke 8, janin masih kecil atau berukuran 2,5 -  3 cm dan semua organ utama janin telah terbentuk meskipun belum berkembang sempurna. Tangan kaki sudah terbagi menjadi komponen tangan, lengan,bahu, kaki,  mata juga mulai dibentuk. Janin sudah dapat mendengar karena telinga bagian luar sudah terbentuk sempurna. Jantung berdetak keras karena sudah dapat memompa darah dengan irama yang teratur sehingga kita dapat melihat detak jantung tersebut dengan USG.


www.i-am-pregnant.com

Organ reproduksi mulai terbentuk pada minggu ini. Walaupun sebenarnya jenis kelamin tentukan dari awal oleh sperma pria, yaitu saat terjadi pembuahan dan tidak ada yang dapat dilakukan untuk mencegahnya. Penentuan jenis kelamin kromosom seks dalam tubuh manisia, yaitu kromosom x dan kromosom y. Sel telur memiliki 1 kromosom x, sedangkan sperma dapat mengandung kromosom x da kromosom y. Jika sebuah sperma mengandung kromosom x dan kromosom y. Jika sebuah sperma mengandung kromosom x menyatu dengan sel telur (x), akan dilahirkan seorang bayi perempuan (xx). Sementara itu, jika sebuah sperma yang mengandung kromosom t menyatu dengan ovum (x) akan dilahirkan seorang bayi laki-laki (xy).

Baca juga: Manajemen kebidanan menurut Helen varney

Minggu ke 9

Pada minggu ini, otot dan bibir atas terbentuk, sedangkan perut dan rongga dada sudah terpisah. Kepala lebih tegak dan leher lebih berkembang. Selama USG, anda mungkin melihat bagaimana janin bergerak, meskipun sang ibu tidak bisa merasakan itu.

Minggu ke 10

Otak berkembang cepat sehingga proporsi kepala lebih besar dari pada tubuh. Diafragma memisahkan jantung dan paru-paru dari perut. Otot leher terbentuk. Tulang sedang menggantikan kartilago. Kuku jari mulai berkembang. Lengan dan kaki lebih panjang dan bisa menekukdi siku dan lutut.

Minggu 11

Semua system organ yang sudah terbentuk pada janin mulai berfungsi. Janin sudah dapat menggunakan mulutnya untuk menelan cairan aminion dan mengeluarkan kembali. Folikel-folikel rambut dan gigi telah terbentuk. Ketika dokter menggunakan stetoskop Doppler sekarang kita bisa mendengar suara detak jantung. Alat kelamin bayi sudah berkembang, namun jenis kelaminnya belum jelas.
 

Minggu ke 12

Penggunaan transduser transvagina memungkinkan deteksi abnormalitas morfologi janin mulai kehamilan 13 minggu. Pada minggu ini janin berukuran sekitar 6,5-8 cm dan beratnya sekitar 18 gram. Kepala menjadi lebih bulat dan wajah janin mulai menggerak-gerakkan tungkai dan lengannya. Janin juga dapat mengisap lengannya tetapi karena kecilnya janin, ibu belum dapat merasakan gerakan ini.
www.kebidanan.org

Minggu 13

Berat janin menjadi kira-kira 20 kg, pembesaran rahim mulai dapat teraba kira-kia 10 cm di bawah pusar. Saat ini, pertumbuhan anggota tubuh mulai pesat, sementara pertumbuhan kepala bayi yang saat ini kira-kira separuh panjang janin mengalami perlambatan. 

Wajah janin mulai berubah, kedua matanya makin hari kian bergeser kebagian depan wajah meski masih terpisah jauh satu sama lain, sedangkan telinga bagian luar terus berkembang dan menyerupai telinga normal. 

Pembuluh darah terlihat jelas dibawah kulitnya karena kulit janin masih sangat tipis. Kulit janin ditutupi rambut-rambut yang disebut lanugo. Kerangka atau tulang belulangnya sudah terbentuk di minggu-minggu sebelumnya dan diminggu-minggu selanjutnya akan berosifikasi/menahan kalsium dengan sangat cepat sehingga tulangnya janin lebih keras.

Minggu  ke 14

Janin yang semakin besar mempunyai panjang, mencapai kisaran 80 atau 8 cm dengan 80 atau 8 cm dengan berat sekitar 25 gram. Mata yang sebelumnya bergeser telah menempati tempat yang sebenarnya, begitu juga dengan telinga janin menempati posisi normal di sisi kiri dan kanan kepala.

Minggu ke 15

Panjang janin sekitar 10-11 cm dengan berat kira-kira 80 gram. Pada masa ini indra pengecap/lidah sudah mulai dapat merasa


Dengan rahim yang membesar, ibu mulai belajar untuk tidur disis kiri, itu dapat mencoba menyelipkan bantal di belakang dan di antara kaki.

Minggu ke 16

Panjang janin sekarang sekitar 16 cm dan bobotnya sekitar 35 gram. Rambut halus diatas bibir atas dan alis mata juga tampak melengkapi lanugo yang memenuhi seluruh tubuhnya. Bahkan, jari jemari kaki dan tangannya dilengkapi dengan sebentuk kuku. Tungkai kaki yang diawal pembentukannya muncul belakangan, kini lebih panjang dari pada lengan.
www.i-am-pregnant.com

Pertama kali ibu dapat merasakan gerakan janin rasanya seperti ada yang bergerak meski terasa seperti kedutan. Ibu tidak perlu khawatir jika belum dapat merasakan gerakan ini. Jika si bayi adalah anak pertama, biasanya ibu agak lebih lambat dalam merasakan gerkannya. Dengan bantuan scan, kita dapat melihat kepala dan tubuh bayi serta gerakannya. Ia menggerak gerakkan seluruh tangkai dan lengannya untuk menendang dan menyepak.

System pencernaan janin pun mulai berfungsi. Sehari janin dapat menelan air ketuban sekitar450-500 ML. Hati yang berfungsi membentuk darah, melakukan metabolisme hemoglobin dan bilirubin, lalu mengubahnya jadi biliverdin yang disalurkan usus sebagai bahan sisa metabolism.
Bila terjadi asfiksia (gangguan oksigen) akan muncul rangsangan yang membuat gerak peristatik usus janin meningkat sekaligus terbuka sfingter ani (klep usus). Akibatnya, janin mengeluarkan mekoneum yang membuatnya air ketuban jadi kehijauan.

Janis sudah mampu mengenal dan mendengar suara-suara dari luar kantong ketuban, termasukdetak jantung ibu bahkan suara-suara diluar diri si ibu. Seperti suara gaduh danteriakan.
Kelainan bawaan dapat dideteksi pada usia ini karena janin memproduksi alfa fetoprotein yaitu protein yang hanya dijumpai pada darah ibu hamil. Bila kadar protein ini berlebihan bisa merupakan pertanda ada masalah serius pada janin, seperti spina, yakni kelainan bawaan yang berkaitan dengan saraf tulang belakang. Sebaliknya, kadar alfa fetoprotein yang rendah biasanya berubah dengan sidrom down.

Jumlah fetoprotein ini dapat diukur dengan pemeriksaan air ketuban/amniosentesis dengan menyuntikkan jarum khusus lewat dinding perut si ibu.

Minggu ke 17

Janin sudah dapat bermimpi saat tidur. Janin tumbuh pesat hingga mencapai 13 cm panjangnya dan beratnya sekitar 120 gram. Pertumbuhan panjang ini membuat rahim semakin berbentuk oval. Akibatnya, rahim terdorong dari rongga panggul mengarah ke rongga perut. Usus ibu terdorong nyaris mencapai daerah hati akibat desakan rahim hingga kerap terasa menusuk ulu hati.





Minggu ke 18

Dengan teknologi USG diangnosis abnormilitas morfologi janin terutama setelah minggu ke 18 minggu. Taksiran panjang janin adalah 14 cm dengan berat sekitar 150 gram. Rahim dapat diraba tepat dibawah pusar, ukurannya kira-kira sebesar buah semangka.



Mulai usia ini hubungan interaktif antara ibu dan janinnya kian terjalin erat. Tak mengherankan setiap kali si ibu gembira, sedih, lapar atau merasakan hal-hal lain, janin pun merasakan hal sama.

Baca juga:  Sejarah kebidanan di luar negeri dan di indonesia

Minggu 19

Otak menjadi mampu membentuk jutaan motor, memungkinkan bayi untuk mengembangkan dan membuat gerakan otak sukarela (voluntary). Otak depan lebih mengembangkan ke belahan otak kiri dan kanan otak. Sel-sel saraf yang dibutuhkan untuk pengolahan semua idra juga berkembang pesat.

Panjang janin diperkirakan 13-15 cm dengan taksiran berat 200 gram. System saraf janin yang terbentuk di minggu ke-4 do minggu ini makin sempurna perkembangannya, yakni dengan diproduksinya cairan serebrospinal yang mestinya bersirkulasi di otak dan saraf tulang belakang tanpa hambatan. Nah, jika lubang yang ada tersumbat atau aliran cairan tersebut terhalang oleh penyebabnya apapun, kemungkianan besar terjadi hidrosefalus/penumpukan cairan di otak. Jumlah cairan yang terakumulasi biasanya sekitar 500-1.500 ml, bahkan bisa mencapai 5 liter! Penumpukan ini jelas berdampak fatal mengingat betapa banyak jumlah jaringan otak janin yang tertekan oleh cairan tadi.

Minggu ke- 20 (bulan ke -5)

Proses penyempurnaan paru-paru dan sistem pernapasan. Pigmen kulit mulai terlihat, kini panjang janin mencapai kisaran 14-16 cm dengan berat sekitar 260 gram. Janin sudah mengenali suara ibunya.

Dibawah lapisan vermix, kulit bayi mulai dibedakan menjadi dua lapisan, yakni lapisan epidermis yang terletak dipermukaan dan lapisan dermis yang merupakan lapisan dalam. Epidermis selanjutnya akan membentuk pola-pola tertentu pada ujung jari, telapak tangan, maupun telapak kaki. Sementara itu, lapisan demis mangandung pembuluh pembuluh darah kecil,saraf dan jumlah besar lemak.

Kebutuhan darah janin pun meningkat tajam dan semuanya disuplai dari darah ibu. Anemia sering terjadi pada ibu hamil, maka ibu harus mencukupi kebutuhannya akan asupan zat besi, baik lewat konsumsi makanan bergizi seimbang maupun suplemen tablet tambahan darah.

Minggu ke 21

Usus janin telah cukup berkembang sehingga iya sudah mampu menyerap atau menelan gula dari cairan lalu dilanjutkan melalui sistem pencernaan menuju anus besar. Gerakan bayi semakin pelan karena beratnya sudah 340 gram dan panjangnya 20 cm. pada minggu ini, berbagai sistem organ tubuh mengalami pematangan fungsi dan perkembangan.

Minggu ke 22

Semaki hari, wajah jenis semakin sempurna mendekati wajah saat dilahirkan. Perbandingan kepala dan tubuh semakin proporsional. 

Ciri khas usia kehamilan ini adalah sunstansi putih mirip pasta penutup kulit tunuh janin yang disebut vernix caseora. Fungsinya melindungi kulit janin terhadap cairan ketuban maupun kelak saat berada dijalan lahir. Kelopak mata juga melai menjalankan fungsinya untuk melindungi mata dengan gerakan menutup dan membuka.

Minggu ke 23

Tangan dan kaki bayi telah terbentuk dengan sempurna, jari juga terbentuk sempurna. Tubuh janin terlihat montok dengan berat hampir mencapai 550 gram dan panjang sekitar 20 cm, meski lemak semakin tampak keriput. Rambut lanugo yang menutup sekujur tubuhnya kadang berwarna lebih gelap di usia kehamilan ini.

Minggu ke 24

Janin makin berisi, dengan berat yang mencapai 600 gram dan panjang sekitar 21 cm. rahim terletak sekitar5 cm diatas pusar atau 24 cm di atas simfisis pubis/tulang kemaluan.
Paru-paru mulai mengambil oksigen meski bayi masih menerima oksigen dari plasenta. Untuk persiapan hidup diluar rahim, paru-paru bayi mulai menghasilkan surfaktan yang menjaga kantung udara tetap mengembang.

Kelopak-kelopak matanya kian sempurna dilengkapi bulu mata. Pendengaranya mulai  berfungsi penuh. Terbukti, janin mulai bereaksi dengan menggerakkan tubuhnya secara lembut jika mendengar irama musik yang disukainya. Begitu juga ia akan menunjukkan respon khas saat mendengar suara-suara bising atau teriakan yang tak disukai.

Minggu ke 25

Berat bayi kini mencapai sekitar 700 gram dengan panjang dari puncak kepala sampai bokong kira-kira 22 cm. sementara jarak dari puncak rahim ke simfisis pubis sekitar 25 cm.

Tulang bayi semakin mengeras dan bayi menjadi semakin kuat. Saluran darah di paru-paru bayi sudah semakin berkembang. Garis di sekitar mulut bayi sudah melai membentuk dan fungsi menelan sudah semakin membaik. Indra penciuman bayi sudah semakin membaik karena minggu ini bagian hidung (nostril) sudah mulai berfungsi. Janin sudah bisa latihan bernapas, ia menghirup  dan mengeluarkan air ketuban. Jika air ketuban yang tertelan terlalu banyak, ia akan kecegukan. 

Jika ada indikasi medis, asma, hipertensi, ataupun preeclampsia yang membuat pembuluh darah menguncup sehingga suplai nutrisi jadi terhambat, umunya akan dilakukan USG berseri seminggu 2 kali untuk melihat apakah perkembangan bayi tergantung atau tidak. Akibat dari hipertensi dan preeclampsia terjadi IUGR (intrauterina growth retardation atau perkembangan janin terhambat).

Minggu ke 26

Di usia ini, berat bayi diperkirakan hampir mencapai 850 gram dengan panjang dari bokong dan puncak kepala sekitar 23 cm. janin sudah bisa mengedipkan matanya dan retina matanya telah mulai terbentuk. Aktivitas otak yang terkait dengan pendengarannya dan penglihatannya sudah berfungsi. Denyut jantung sudah jelas-jelas terdengar, normalnya 120-160 denyut per menit. Ketidak normalan seputar denyut jantung harus dicermati, karena bukan tak mungkin hal tersebut merupakan gejala adanya keluhan serius.

Minggu ke 27

Berat janin kini melebihi 1.000 gram. Panjang totalnya mencapai 34 cm dengan panjang bokong ke puncak kepala sekitar 24 cm. minggu pertama trimester ketiga, paru-paru, hati dan sistem kekebalan tubuh masih harus dimatangkan. Meskipun demikian, jika dilahirkan, bayi memiliki peluang 85% untuk bertahan. Indra perasa mulai terbentuk. Bayi juga sudah pindai mengisap ibu jari dan menelan air ketuban yang mengelilinginya.

Kelopak mata mulai membuka, sedangkan retina yang berada di bagian belakang mata membentuk lapisan-lapisan yang berfungsi menerima cahaya dan informasi mengenai pencahayaan itu sekaligus meneruskan ke otak. Jadi terjadi “kesalahan” pembentukan lapisan-lapisan inilah yang kelak memunculkan katarak kongenital/lahir saat bayi dilahirkan. Lensa jadi berkabut atau keputihan. Walaupun dipicu ole faktor genetika, katarak bawaan ini ditemukan pada anak-anak yang dilahirkan oleh ibu yang terserang rubella pada usia kehamilan di minggu-minggu akhir trimester dua.

Minggu ke 28

Sekarang bobot bayi sekitar 1.700 gram dan panjangnya sekitar 40 cm. Puncak rahim berada kira-kira 8 cm diatas pusar. Gerakan janin makin kuat dengan intensitas yang makin sering, sementara denyut jantungnya pun kian mudah didengar. Tubuhnya masih terlihat kurus meski mencapai berat sekitar 1.100 gram dengan kisaran panjang 35-38 cm. 


https://nyaaak.files.wordpress.com


Otak bayi semakin berkembang dan meluas. Rambutnya terus tumbuh. Kepala bayi sekarang sudah proporsional dengan tubuhnya. Ibu mungkin mengalami tekanan dibagian diafragma dan perut.
Lemak dalam badan mulai bertambah. Walaupun gerakan bayi sudah mulai terbatas karena beratnya yang semakin bertambah, namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat cahaya melalui dinding perut ibunya, kepalanya sudah mengarah kebawah. Paru-parunya belum sempurna, namun jika saat ini ia terlahir ke dunia, si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup.

Baca juga: 24 Standar pelayanan kebidanan

Minggu ke 29

Berat sekitar ke 1.250 gram dengan panjang rata-rata 37 cm. kelenjar adrenalin janin mulai menghasilkan hormone seperti androgen dan estrogen. Hormonm ini akan menstimulasi hormone prolakin didalam tubuh ibu sehingga membuat kolostrum (air susu yang pertama kali keluar saat menyusui). Sensivitas dari janin semakin jelas, bayi sudah bisa mengidentifikasi perubahan suara, cahaya, rasa dan bau. Selain itu, otak bayi sudah bisa mengendalikan napas dan mengatur suhu badan dari bayi.

Kelahiran premature mesti diwaspadai karena umumnya meningkatkan keterlambatan perkembangan fisik maupun mentalnya. Bila dilahirkan diminggu ini, ia mampu bernapas meski dengan susah pyah. Ia pun bisa menangis, kendati masih terdengar lirih. kemampuannya bertahan untuk hidup pun masih tipis karena perkembangan paru-parunya belum sempurna. Meski dengan perawatan yang cukup baik dan terkoordinasi dengan ahli lain yang terkait, kemungkinan hidup bayi prematur pun cukup besar.

Minggu ke 30

Beratnya mencapai 1,400 gram dan kisaran panjang 38 cm. puncak rahim yang berada sekitar 10 cm diatas pusar. Lemak dan berat badan bayi terus bertambah membuat semakin montok. Mata indah janin sudah mulai bergerak dari satu sisi kesisi yang lain dan dia sudah mulai belajar untuk membuka dan menutup matanya. 

Gerakan janin semakin aktif, dari denyut halus hingga sikutan/tendangan sampai gerak cepat sering menimbulkan rasa nyeri. Aktifnya gerakan ini tak mustahil akan membentuk simpul-simpul pada tali pusat. Bila sampai membentuk simpul mati tentu sangat membahayakan, karena menghambat suplai gizi dan oksigen dari ibu.

Minggu ke 31

Berat janin sekitar 1.600 gram dengan panjang 40 cm. perkembangan fisik janin sudah mulai melambat pada fase ini, hanya berat badan janinlah yang akan bertambah. Selain itu, lapisam lemak akan semakin bertambah dibawah jaringan kulitnya. Tulang pada tubuh janin sudah mulai mengeras, berkembang, dan mulai memadat dengan zat-zat penting seperti kalsium, zat besi, fosfor. Berkebalikan dengan kondisi fisiknya, pada fase ini perkembangan otaklah yang berkembang dengan sangat pesat dengan menghasilkan miliaran sel. Apabila diperdengarkan musik, janin akan bergerak.

Minggu ke 32

Pada usia ini berat bayi harus berkisar 1.800-2.000 gram dengan panjang tubuh 42 cm. mulai minggu ini biasanya kunjunga rutin di perketat/lebih intensif dari sebulan sekali menjadi 2 minggu sekali.

http://ensiklopedibunda.blogspot.com
Jari tangan dan kaki telah bertumbuh sempurna, begitu pula dengan bulu mata, alis dan rambut dikepala bayi yang semakin jelas. Lanugo yang menutupi tubuh bayi mulai rontok tetapi sebagian masih ada dibahu dan punggung saat dilahirkan. Kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim sudah sangat baik apabila bayi dilahirkan pada minggu ini. 

Kulit bayi semakin merah, kelopak matanya juga lebih terbuka dan sistem pendengaran telah terbentuk dengan sempurna. Kuku dari jari mungil tangan dan kaki si kecil sudah lengkap dan sempurna. Rambutnya pun semakin banyak dan semakin panjang.

Minggu ke 33

Beratnya lebih dari 2.000 gram dan panjangnya sekitar 43 cm. di minggu ini mesti waspadai terjadi abrupsio atau plasenta lepas dari dinding rahim. Bisa terlepas sebagian maupun terlepas total yang berujung dengan syok pada ibu akibat kehilangan darah dalam jumlah besar maupun kematian bayi.

Minggu ke 34

Berat janin hampir 2.275 gram dengan taksiran panjang sekitar 44 cm. janin berada dipintu rahim. Janin sudah dapat membuka dan menutup mata. Apa bila mengantuk dan tertidur, janin juga sudah mulai mengedipkan matanya. Tubuh ibu sedang mengirimkan antibody melalui darah ibu kedalam darah janin yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuhnya dan proses ini akan tetap terus berlangsung bahkan lebih rinci pada saat ibu mulai menyusui.

Minggu 35

Secara fisik janin berumur sekitar 45 cm dengan berat 2.450 gram. Pendengaran janin sudah berfungsi secara sempurna. Lemak dari tubuh janin sudah mulai memadat pada bagian kaki dan tangannya. Lapisan lemak ini berfungsi untuk memberikan kehangatan pada tubuhnya. Janin sudah semakin membesar dan sudah mulai memenuhi rahim bunda. 

Apabila janin si ibu laki-laki maka di bulan ini testisnya telah sempurna. Akan tetapi yang terpenting, mulai minggu ini janin umumnya sudah matang fungsi paru-parunya. Ini sangat penting, karena kematangan paru-paru sangat menentukan life viability atau kemampuan si bayi untuk bertahan hidup.

Minggu ke 36

Kulit janin sudah semakin halus dan sudah menjadi kulit bayi. Lapisan lemak sudah mulai mengisi bagian lengan dan betis dari janin. Ginjal dari bayi sudah bekerja dengan baik dan levernya pun telah memproduksi kotoran. Pada saat ini paru-paru bayi sudah bekerja bahkan sudah siap untuk dilahirkan. Berat bayi harusnya mencapai 2.500 dengan panjang 46 cm.

Minggu ke 37

Bentuk janin semakin membulat dan kulitnya menjadi merah jambu. Rambutnya tumbuh dengan lebat dan bertambah 5 cm. kuku terbentuk dengan sempurna, bayi sudah bisa melihat adanya cahaya dari luar rahim. Dengan panjang 47 cm dan berat 2.950 gram, di usia ini bayi dikatakan aterm atau siap lahir karena seluruh fungsi organ-organ tubuhnya bisa matang untuk bekerja sendiri.
Kepala bayi biasanya masuk ke jalan lahir dengan posisi siap lahir. Kendati sebagian kecil diantaranya dengan posisi sungsang. Di minggu ini biasanya dilakukan pula pemeriksaan dalam untuk mengevaluasi kondisi kepala bayi, perlunakan jalan lahir guna mengetahui sudah mencapai pembukaan berapa.

Minggu ke 38

Berat bayi sekitar 3.100 gram dengan panjang
48 cm. ibu disarankan melakukan relaksasi dengan melatih pernapasan sebagai bekal menjelang persalinan. Meski biasanya akan ditunggu sampai usia kehamilan 40 minggu, bayi rata-rata akan lahir di usia kehamilan 38 minggu.


www.thepregnancyzone.com

Minggu ke 39

Janin siap untuk dilahirkan, berat sekitar 3.250 gram dengan panjang sekitar 49 cm. pada masa ini ibu harus memeriksakan kandungannya lebih sering.

Minggu ke 40

Sebagian bayi lahir agak terlalu cepat dan sebagian lainnya agak sedikit terlambat. Waktu yang telah lama dinanti hampir tiba dan sibayi akan segera melihat dunia. Sementara itu, rambut lanugo bayi telah lenyap meskipun mungkin masih ada yang tersisa dipunggung dan dahinya.


Jika laki-laki, testisnya sudah turun ke skrotum, sedangkan pada wanita, labia mayora (bibir kemaluan bagian luar) sudah berkembang baik dan menutupi labian minora (bibi kemaluan bafia dalam). Buah hati yang telah lama dinantikan telah dilahirkan.            
    
http://mamanadia.com

0 Response to "PERKEMBANGAN NORMAL JANIN DALAM RAHIM MINGGU KE 1- 40"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel