iklan displayku

SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA DINASTI ABBASIYAH

Proses berdirinya Dinasti Abbasiyah dilatar belakangi runtuhnya Dinasti Umayyah dan pemikiran tentang siapa yang lebih berhak memimpin Umat Islam setelah Rasulullah SAW meninggal dan para sahabatnya. Runtuhnya Dinasti Bani Umayyah di sebabkan oleh usaha Kaum Alawiyun atau Bani Hasyim sebagai keturunan yang nasabnya lebih dekat dengan Rasulullah SAW. Mengklaim lebih berhak memimpin kekhalifahan Islam dari pada dinasti bani umayyah (keluarga Umayyah), orang-orang Abbasiyah (keluarga Abbas) merupakan keturunan dari Bani Hasyim

https://id.images.search.yahoo.com

Strategi Bani Abbasiyyah 

Strategi  yang di ambil keluarga Abbas/Hasyim untuk meruntuhkan Dinasti Umayyah adalah dengan mempropagandai orang-orang Abbasiyah atas kekhalifahan Islam dengan alasan orang-orang Abbasiyah lebih berhak memimpin Umat Islam dari pada Bani Umayyah. Gerakan ini  di pimpin oleh Imam Muhammad Bin Ali, dia salah seorang keluarga Abbasiyah dia tinggal di Humaymah, untuk menggabungkan berbagai kekuatan langka keluarga abbasiyah yang mereka ambil adalah mengatas namakan Bani Hasyim untuk menghindari perpecahan dengan kelompok Syi’ah. Akhirnya starategi yang diambil dapat menggabungkan kekuatan terutama pendukung fanatik Ali Bin Abi Thalin dan kelompok lain.

Sebelum melakukan usaha propaganda, di tunjuklah 12 propagandis yang akan di sebar di berbagai wilayah antara lain Khurasa, Khufa, Irak, dan Makkah. Dari 12 propagandis yang terkenal adalah Abu Muslim Al-Khurasani, tokoh masyarakat di Khurasan yang merasa dirugikan selama pemerintahan Bani Ummayah. Dari isu ketidak adilan tersebut berbagai kelompok yang tidak senang dengan pemerintahan Bani Ummayah menyatakan kesetiaan kepada Abu Muslim Al-Khurasani untuk membela Bani Hasyim dan Bani Abbas.

Dari gerakan dan propaganda yang dimotori Muhammad Bin Ali di sambut baik oleh masyarakat, Muhammad Bin Ali meninggal pada tahun 743 M. Kemudian gerakan ini di lanjutkan oleh putranya yaitu Ibrahim Al-Imam. Dia menunjuk Abu Muslim Al-Khurasani sebangai panglima perang karena sangat ahli dalam menarik simpati berbagai kelompok. Setelah Ibrahim Al-Imam meninggal, gerakan ini dilanjutkan lagi oleh saudaranya yaitu Abdullah Bin Muhammad, yang lebih dikenal dengan nama Abul Abbas As-Saffah. Bersamanya Abul Abbas As-Saffah dengan Abu Muslim Al-Khurasani sebangai panglima perang menjadi kekuatan yang sangat besar yang sangat di takuti oleh Bani Ummayah.

Akhirnya, Dinasti Bani Umayyah mengalami kekalahan dalam pertempuran tersebut. Khalifah Bani Ummayah yang terakhir yaitu Marwan II bersama 120.000 tentaranya, yang bertahan berusaha menyeberangi sungai Tigris menuju Zab Hulu. Pertempuran di Busir (wilayah Al-Fayyum) tahun 132 H/750 M, membuat Khalifah Marwan II tewas, tewasnya Khalifah Mawan II menjadi tanda berakhirnya Dinasti Bani Umayyah. Dan menjadi awal berdirinya Dinasti Abbasiyah, Abul Abbas As-Saffah merupakan khalifah pertama bagi Bani Abbasiyyah dan di Khufa menjadi pusat kekuasaan awal Dinasti Abbasiyah.

Itulah sejarah singkat berdirinya  dinasti abbasiyyah, semonga artikel ini bisa menjadi referensi buat pelajar yang mempelajari sejarah islam.

Daftar Pustaka:
Kementrian Agama RI. Sejarah Kebudayaan Islam.

0 Response to "SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA DINASTI ABBASIYAH"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel