iklan displayku

KENALI PENYAKIT MAAG PADA ANAK, PENYEBAB, GEJALA DAN PENGOBATAN


Maag pada Anak

Banyak orangtua berpikir penyakit maag hanya diderita oleh orang dewasa. Padahal, kenyataannya si kecil pun bisa terkena maag. Lantas, apa penyebabnya? Apakah gejala yang timbul sama seperti maag pada orang dewasa? 

KENALI PENYAKIT MAAG PADA ANAK, PENYEBAB, GEJALA DAN PENGOBATAN
Maag pada anak

Penyebab Maag Pada Anak

Pada dasarnya sakit maag pada anak-anak tidak terlalu berbeda dengan maag yang terjadi pada kebanyakan orang dewasa. Jika dilihat melalui mikroskop, usus bentuknya seperti rumput (jonjot). Nah, di dalam jonjot itu terdapat enzim, di mana makanan akan ditampung dan diserap. Pada anak tertentu, produksi asam lambung juga meningkat. 

Hal ini disebut maag (gastritis) karena produksi gasnya meningkat. Yang kedua, keadaan ini bisa disebut kembung. Pada keadaan ini produksi gas juga tinggi. Penyakit maag pada anak juga tidak hanya disebabkan kebiasaan makan yang tak teratur ataupun stres. Penyakit maag pada anak juga dapat disebabkan adanya infeksi kuman Helicobacterpylori. Sakit maag atau sakit lambung bisa menyerang setiap umur, bahkan bayi kecil sekalipun. Namun, proses terjadinya bisa berbeda-beda. 

Pada tahun 1982, bakteri Helicobacterpylori ditemukan dan dihubungkan dengan sakit maag. Bakteri ini bisa menginfeksi lambung anak tanpa gejala yang jelas. Selain lambung, bagian usus yang lain (duodenum) juga bisa terkena. Sebagian besar anak pengidap bakteri ini tidak memunculkan gejala hingga sepanjang hidupnya. 

Penularan bakteri Helicobacterpylori belumlah jelas, tetapi diduga bakteri yang berasal dari orang lain tertelan, masuk ke lambung, dan berkembang biak di sana. Lingkungan yang padat dengan sosial ekonomi rendah dianggap sebagai faktor risiko. Orangtua yang terinfeksi, terutama ibu, juga memegangperanan, Sekitar 30-80% anak di negara berkembang diduga mengidap Helicobacterpylori.

Biasanya bakteri ini menular lewat makanan dan minuman. Namun, kepadatan suatu permukiman juga bisa memengaruhi perkembangan bakteri tersebut. Menurut dr. Muzal Kadim SpA(K) dari RS Cipto Mangunkusumo masa terjangkit bakteri ini tergolong lama. Jadi, bukan berarti begitu Anda terkena bakteri, gejala akan langsung timbul. 

Bisa juga bakteri tersebut sudah masuk ke dalam tubuh sang anak, tetapi tidak pernah timbul gejala sama sekali. Hal tersebut tergantung pada daya tahan tubuh anak itu sendiri. Dr. Budi, yang juga berpraktik di RSlA Hermina Daan Mogot, mengatakan bahwa selain bakteri, penumbuhan jonjot juga tidak bagus pada anak-anak yang tidak suka makan sayur karna makanan tidak bisa dicerna dengan baik.

Gejala Maag Pada Anak 

Kalau pada orang dewasa, gejala sakit lambung cukup khas, yaitu nyeri di daerah ulu hati atau perut kiri bagian atas, sesuai letak organ tersebut. Namun. pada anak tidaklah demikian. 

1. Sakit maag pada anak ditandai dengan keluhan sakit perut. Rasa sakit biasanya tumpul dan tidak jelas. Pada anak prasekolah, sakit terutama terasa di sekitar pusar dan semakin parah jika anak makan. Sedangkan pada anak usia di atas enam tahun, gejala sakitnya mirip dengan orang dewasa. 

2. Muntah berulang bisa terjadi terutama pada anak prasekolah atau usia sekolah. 

3. Perdarahan saluran cerna (ada darah dalam muntahan atau di feses) hingga kebocoran usus akibat luka di lambung bisa terjadi, terutama pada bayi kecil yang sedang sakit keras. 

Secara klinis, sulit membedakan sakit maag yang disebabkan bakteri dan yang bukan karena bakteri. Sebagian ahli menganggap sakit perut berulang sebagai gejala yang berhubungan dengan Helicobacterpylori. Sekitar 22% - 37% anak dengan gejala ini terbukti terinfeksi Helicobacterpylori. Keluhan lain yang sering disampaikan anak pengidap Helicobacterpylori adalah nyeri ulu hati, terbangun pada malam hari, dan sering muntah. 

Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah gangguan penyerapan usus disertai berat badan menurun, gangguan penumbuhan, anemia defisiensi besi, diare berulang, dan kurang gizi. Pada semua anak dengan gejala sakit maag, dianjurkan tes Helicobacterpylori dilakukan lewat pemeriksaan sederhana yang tidak menyakitkan. Pemeriksaan lebih kompleks hanya dilakukan pada anak dengan gejala kuat untuk selanjutnya diobati.

Perlu diketahui, hanya anak yang berusia lebih dari lima tahun yang bisa mengutarakan rasa sakitnya. Biasanya anak di bawah usia lima tahun merasakan atau muncul gejala kembung. Buang Air Besar (BAB) tidak lancar, makan berkurang dan seringkentut. Kadang-kadang tidak ditemukan kelainan apa-apa pada seorang anak yang menderita sakit perut ketika pemeriksaan dilakukan. Inilah yang disebut sakit perut maag akibat problem psikis. Gejala seperti ini sering ditemukan pada anak-anak yang usianya lebih besar atau menginjak usia dewasa (5-15 tahun). Sedangkan untuk anak-anak yang usianya lebih kecil, biasanya para dokter melakukan endoskopi untuk memastikan ada atau tidaknya bakteri. 

Kalau memang si kecil terjangkit bakteri maka gejala klinis akan muncul, misalnya sakit perut. Biasanya sakit perut tersebut terdapat pada ulu hati dan kadang disertai dengan muntah. Sakit perut tidak timbul mendadak, tetapi berulang-ulang atau sakit perut kronik yang sudah berlangsung selama tiga bulan atau lebih. Bahkan, pada malam hari pun si anak sering terbangun karena merasa sakit perut. 

Jadi, kalau ada anak mengalami sakit perut selama lebih dari tiga bulan maka biasanya rasa sakit itu akan dikaitkan dengan terjadinya infeksi pada lambung. Selain itu, gejala lain yang mendukung adanya bakteri dalam tubuh anak adalah muncul demam dan berat badan mereka tidak naik atau dalam bahasa kedokteran gagal tumbuh. 

Saat ini berbagai pusat kesehatan sudah menyediakan tes untuk bakteri H. pylori. Bila hasil tes positif maka pemeriksaan dapat dilanjutkan dengan peneropongan ke lambung (endoskopi). Tindakan ini direkomendasikan untuk anak dengan kecurigaan kelainan di lambung.

Baca juga: Pengobatan tradisonal dengan buah manggis

Pengobatan

Orangtua tidak perlu khawatir berlebihan jika anak terserang penyakit maag karena bakteri sakit maag ini dapat diobati. Jika terjadi infeksi, biasanya dokter memberikan antibiotika dan obat yang harus diminum dua kali sehari, selama 1-2 minggu. Setelah pemberian obat selama kurun waktu tersebut, satu bulan kemudian anak tersebut harus dikontrol kembali oleh dokter. 

Kalau sakit maag yang diderita sudah sangat hebat dan ada perdarahan yang cukup banyak pada saluran pencernaan maka biasanya pasien akan dirawat di Rumah Sakit. Cara penanganannya pun harus diendoskopi lebih dulu. Setelah itu, obat-obatan yang dapat mengurangi asam lambung akan diberikan. Untuk menghentikan perdarahan yang terjadi, pasien akan dipuasakan sampai pendarahan tersebut berhenti, biasanya selama satu sampai dua hari. Dan, sebagai pengganti masuknya makanan, anak akan diinfus. Selain itu. pola makan anak harus diatur, jangan lupa makan sayur dan jangan terlalu banyak minum susu. 

Jika produksi gasnya tinggi maka obat untuk mengeluarkan gas akan diberikan. Sedangkan kalau asamnya tinggi, obat antiasam akan diberikan. Sementara pemberian antibiotika jarang dilakukan, kecuali terjadi infeksi. 

Setelah diobati, bukan berarti maag si kecil tidak bisa kambu lagi, yang harus diingat, saat merawat anak yang terkena maag di rumah, cegah pemberian obat-obatan yang dapat merangsang bakteri tersebut, contohnya obat penahan rasa sakit, karena pemberian obat tersebut akan mengganggu. Selain itu, pemberian makanan yang bersifat asam seperti buah jeruk dan nenas harus dikurangi, juga minuman bersoda.

Baca juga: Terapi air kelapa cocok untuk penderita asam urat/gout

Itulah penjelasan mengenai penyakit maag pada anak, serta solusi yang dapat diberikan jika anak mengalami tanda-tanda tersebut mohon berkonsultasi pada dokter. Terimakasih, semonga bermanfaat. 

1 Response to "KENALI PENYAKIT MAAG PADA ANAK, PENYEBAB, GEJALA DAN PENGOBATAN"

  1. ituDomino - Agen Sakong Online | Bandar66 | Capsa Susun | Bandar Poker | Judi Domino99 | BandarQ | AduQ | Poker Texas Indonesia

    Agen Judi Online Terpercaya dan Terbaik di Indonesia
    Menyediakan berbagai macam permainan Judi Kartu Online Terlengkap
    1 ID untuk 9 Permainan yang disediakan oleh Situs ituDomino

    • AduQ
    • Poker
    • BandarQ
    • Domino99
    • Bandar 66
    • Capsa Susun
    • Bandar Poker
    • Bandar Sakong
    • Perang Baccarat

    • Bonus Cashback 0.3% (dibagikan 2x setiap Minggunya)
    • Bonus Refferal 20% (dibagikan setiap Minggunya seumur hidup)
    • Customer Service 24 Jam Nonstop
    • Support Bank Lokal Indonesia (BCA, BNI, BRI, Mandiri, Danamon, Permata Bank)

    Pusat Bantuan Sikabur
    Pusat Bantuan ituDomino
    Deposit Via Pulsa, OVO & Gopay

    LINE : ituDomino
    WECHAT : CS_ituDomino
    TELEGRAM : @ituDomino
    WHATSAPP : +855.8933.9786

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel